Sabtu, 08 Februari 2014

UTEROTONIKA

A.           UTEROTONIKA
Uterotonika/oksiktoksik adalah obat yang merangsang kontraksi uterus. meningkatkan motilitas uterus dg merangsang kontraksi otot polos uterus.
·                       Oksitosik yang efektif :
-            Oksitosin dan derivatnya
-            Alkaloid ergot dan derivatnya
-            Prostaglandin semisintetik
·                       Obat-obat uterotonika :
  1. Alkaloid ergot
Berdasarkan efek dan struktur kimia alkaloid ergot dibagi menjadi 3 :
a.                   Alkaloid asam amino (ergotamin)
b.                   Derivat dihidro alkaloid asam amino (dihiro ergotamin)
c.                   Alkaloid amin
-                                        Indikasi alkaloid ergot :
a.                 Indikasi oksitoksik :
1.        Induksi partus aterm
2.        Mengontrol perdarahan dan atoni uteri pasca persalinan.
3.        Merangsang konstraksi setelah operasi Caesar/operasi uterus lainnya
4.        Induksi abortus terapeutik
5.        Uji oksitoksin
b.                Uterotonika dan pengobatan Migren
c.                 Dosis: 0,25-0,5 mg SK atau IM

2.      Oksitosin
                        Oksitosin merangsang frekuensi dan kekuatan kontraksi otot polos uterus dan kelenjar mamae. Efek ini tergabtung  dari kadar estrogen. Reseptor oksitosin terletak pada mimometrium dalam membrane plasma sel otot polos.
-                                                                   Proses Keperawatan Oksitosin
a.       Pengkajian
b.      Intervensi
c.       Penyuluhan
-                 Indikasi Oksitosin:
a.         Indikasi oksitosik.
b.        Induksi partus aterm
c.         Mengontrol perdarahan dan atuni uteri pasca persalinan
d.        Merangsang konstraksi uterus setelah operasi Caesar
e.         Uji oksitoksik
f.         Menghilangkan pembengkakan payudara.
3.      Prostaglandin
                        Ditemukan dalam ovarium, miometrium, darah menstruasi. Post coitus juga ditemukan prostaglandin di vagina. Jenis prostaglandin adalah:
1.             PGF → merangsang uterus hamil dan tidak hamil
2.             PGE → merelaksasi uterus tidak hamil, dan merangsang kontraksi uterus hamil
-   Sediaan Prostaglandin:
a. Karbopros trometamin: Injeksi 250 ug/ml
b. Dinoproston (PGE): Supositoria vaginal 20 mg
c. Gemeprost: Pesari 1mg ( melunakan uterus)
d. Sulpreston: Injeksi 25, 50, 100 ug/ml IM atau IV
-              Indikasi Prostaglandin:
a.       Induksi partus aterm
b.      Mengontrol perdarahan dan atoni uteri pasca persalinan
c.       Merangsang kontraksi uterus post sc atau operasi uterus lainya
d.      Induksi abortus terapeutik
e.       Uji oksitosin
f.       Menghilangkan pembengkakan mamae


Tidak ada komentar:

Posting Komentar