Sabtu, 08 Februari 2014

Laparaskopi

2.1 Pengertian Laparaskopi
Laparoskopi adalah operasi yang menggunakan tabung tipis bercahaya dimasukkan melalui cut (sayatan) di perut untuk melihat organ-organ atau organ panggul wanita. Laparoskopi digunakan untuk mencari masalah seperti kista , perlengketan , fibroid, Dan infeksi. Sampel jaringan dapat diambil untuk biopsi melalui tabung (laparoskop).
Dalam banyak kasus laparoskopi dapat dilakukan sebagai pengganti operasi laparotomi yang menggunakan sayatan yang lebih besar di dalam perut. Laparoskopi bisa kurang stres dan mungkin memiliki lebih sedikit masalah dan biaya lebih rendah daripada laparotomi untuk operasi kecil. Hal ini sering dapat dilakukan tanpa perlu menginap di rumah sakit.
2.2 Laparoskopi dilakukan untuk:
2.3 Cara Mempersiapkan
Katakan kepada dokter Anda jika Anda:
  • Memiliki alergi terhadap obat-obatan, termasuk anestesi.
  • Memiliki masalah perdarahan atau mengambil pengencer darah obat-obatan, seperti aspirin atau warfarin (Coumadin).
  • Apakah atau mungkin hamil.
Sebelum laparoskopi:
  • Ikuti petunjuk persis tentang kapan harus berhenti makan dan minum, atau pembedahan Anda dapat dibatalkan. Jika dokter Anda telah menginstruksikan Anda untuk mengambil obat Anda pada hari operasi, sehingga jangan menggunakan hanya seteguk air.
  • Tinggalkan perhiasan Anda di rumah. Setiap perhiasan yang Anda kenakan akan perlu diambil dari sebelum laparoskopi.
  • Lepaskan kacamata Anda, kontak, dan gigi palsu atau jembatan dilepas sebelum laparoskopi. Ini akan diberikan kembali kepada Anda segera setelah Anda bangun setelah operasi.
  • Mengatur seseorang untuk mengantar Anda pulang setelah laparoskopi.
Anda mungkin diminta untuk menggunakan enema beberapa jam sebelum atau sehari sebelum operasi untuk mengosongkan usus Anda.
Rumah sakit atau pusat operasi mungkin mengirimkan petunjuk tentang cara untuk bersiap-siap untuk laparoskopi atau perawat dapat menghubungi Anda dengan instruksi sebelum operasi Anda.
Anda akan diminta untuk menandatangani formulir persetujuan sebelum melakukan laparoskopi. Bicaralah dengan dokter Anda tentang segala keprihatinan Anda tentang perlunya operasi, risikonya, bagaimana hal itu akan dilakukan, atau apa hasilnya akan berarti. Untuk membantu Anda memahami pentingnya tes ini, mengisi bentuk tes informasi medis
Beberapa prosedur dapat dilakukan setelah Anda mendapatkan anestesi Anda dan rileks atau tertidur.
  • Sebuah saluran napas akan ditempatkan di tenggorokan Anda untuk membantu Anda bernapas jika Anda mendapatkan anestesi umum.
  • Sebuah tabung fleksibel tipis (kateter kemih) dapat dimasukkan melalui Anda uretra ke dalam kandung kemih.
  • Beberapa kemaluan Anda rambut mungkin akan dicukur.
  • Perut dan daerah panggul akan dicuci dengan sabun khusus.
  • Bagi wanita, dokter mungkin melakukan pemeriksaan panggul sebelum menempatkan tabung tipis (kanula) melalui Anda vaginanya ke dalam rahim. Cannula memungkinkan dokter memindahkan rahim dan ovarium untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik pada organ perut.







Laparoskopi
Normal:
Organ yang normal dalam ukuran, bentuk, dan posisi.
Adhesi , kista, atau pertumbuhan abnormal, seperti tumor, yang tidak terlihat.
Tidak ada tanda-tanda penyakit (seperti endometriosis ), peradangan (seperti usus buntu ), atau infeksi terlihat.
Abnormal:
Organ mungkin abnormal dalam ukuran, bentuk posisi, atau.
Adhesi, kista, atau pertumbuhan abnormal, seperti tumor, dapat dilihat.
Tanda-tanda penyakit, seperti endometriosis, atau infeksi dapat dilihat.
Sebuah kehamilan ektopik dapat hadir.
Radang organ internal dapat hadir, seperti usus buntu , kolesistitis , atau penyakit radang panggul (PID) .
Jaringan parut dapat dilihat pada organ internal, seperti saluran tuba .
2.4 tekhnik pelaksanaannya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSz2XHGkFKR9-wLduJi1UT9K3whdOFmvjXq1aLSctnhvmoGjnRvoz3eW3FOvXG_gqZDk-NgIh5I7ZKBLkFQTMUfEW8_HKdlDHPZ7EBbABs8HN3ZVyxTvEgsRyKGrnHX0UvrvPY54TLpVOP/s320/croplap.jpg

Setelah dikembungkan, baru dimasukan lensa laparoskopi (laparoscope) ke dalam perut dimana lensa tersebut dihubungkan ke monitor TV melalui sistim kamera video. Sehingga isi rongga perut pasien terlihat pada monitor TV. Selain lensa laparoskopi, ada alat-alat kecil lainnya yang dimasukan ke rongga perut dengan diameter alat-alat tersebut sekitar 5mm (gunting, penjepit/forceps dan instrumen lainnya)
Dengan demikian dokter bedah/operator dapat melakukan tindakan pembedahan di dalam rongga perut dengan tuntunan/'guiding' melalui monitor TV. Sehingga dinding perut pasien/penderita yang dilakukan laparoskopi, setelah selesai operasi laparoskopi, hanya meninggalkan bekas luka kecil/bekas lubang untuk memasukan peralatan laparoskopi tersebut.





DAFTAR PUSTAKA
dr.Relly Y Primariawan.,SpOG(KFER) ; http://rellyyprimariawan.blogspot.com/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar